Social Issues

Urus e-KTP sekarang juga di Dispenduk sebelum pilkada serentak 2018

Hai Mams masih ada yang belum punya e-KTP seperti saya? Ayo cung..
Saya itu sudah mengurus e-KTP sejak 2012 tapi sampai sekarang saya tidak pegang e-KTP itu, lho kok bisa?
Jadi setelah saya urus lagi bulan Agustus 2017 kemarin pihak kecamatan mengatakan bahwa sebenarnya e-KTP saya sudah jadi pada tahun 2013 tapi karena tidak ada yang mengambil dikira pindah domisili atau meninggal.. duuuh serem amat meninggal..hihi..
Akhirnya saya mengurus kembali seperti awal, untuk bagaimana mengurusnya silahkan baca blog saya yang ini ya: Mengurus E-KTP sementara

Nah singkat cerita saya kemarin itu kan cuma dapat KTP sementara aja, yang bentuknya cuma kertas doang itu lho.. Kertas itu punya batas waktu cuma 6 bulan, setelah 6 bulan kita harus memperpanjang lagi kecuali e-KTP kita sudah jadi.

Tuh kan, urus segera e-ktpmu spy bs berpartisipasi dalam pilkada 2018 dan nanti waktu pilpres gak repot ngurus lagi (courtesy : kpu-surabayakota.go.id)

Sudah lewat 6 bulan si KTP sementara saya jadi kalau mau dipakai mengurus sesuatu itu sudah tidak berlaku jadi saya harus mengurus perpanjang atau menanyakan apakah e-KTP saya sudah jadi atau belum, alhasil saya telp ke kantor kecamatan tempat saya mengurus KTP sementara kemarin.
Saya menanyakan ke pihak kecamatan apakah e-KTP saya sudah jadi apa belum, ibu petugas yang menerima telp saya tadi malah menanyakan kapan terakhir saya mengurus perpanjangan, saya jawab bulan Agustus 2017, eh dijawab lagi donk sama si ibu “Wah mbak kalau masih akhir 2017 sih blom jadi e-KTPnya, antriannya sekarang masih yang tahun 2016 ( yang lagi pemrosesan dibuatkan e-KTP)”, saya menghela nafas.. Tapi kemudian ibu petugas kecamatan menyarankan untuk segera memperpanjang KTP sementaranya saja dulu, syaratnya sama seperti pertama saya mengurusnya: KTP sementara yang lama, foto kopi KK dan pas foto 3×4 2 lembar.

Oke, jadi saya tetap akan ke Surabaya untuk memperpanjang KTP sementara saya. Menjelang hari pengurusan saya tiba-tiba terpikir untuk apa saya mengurusnya di kecamatan lagi mengingat pengalaman terakhir saya tidak terlalu baik, jadi saya browsing-browsing sebentar mengenai pengurusan KTP sementara langsung di dispenduk dan hasilnya memang bisa langsung diurus di sana dan katanya lebih cepat, sehari jadi, okelah kalau begitu, langsung cus ke sana dengan membawa persyaratan yang dijelaskan oleh ibu petugas kecamatan sebelumnya.

Di depan loket inilah saya menunggu untuk dipanggil (courtesy : centroone.com)

Tibalah saya di Dispenduk Surabaya yang berlokasi di Siola, saya langsung tanya ke pak satpam yang menjaga di pintu masuk, pak satpam lalu mengarahkan saya untuk mengambil antrian dulu, setelah mendapat no antrian petugas yang menjaga loket antrian menjelaskan bahwa saya bisa mengantri di loket no 7 atau 8.

Saya duduk di depan loket 7 dan 8 sekitar setengah jam baru kemudian dipanggil, saya hanya diminta memberikan KTP sementara saya yang lama tanpa foto kopi KK maupun foto, lalu saya diminta menunggu kembali hingga nama saya dipanggil. 10 menit kemudian nama saya dipanggil kembali, kali ini saya mendapat KTP sementara saya dengan foto yang baru, foto yang diambil ketika saya mengurus KTP sementara bulan Agustus 2018 yang lalu, lalu petugas mengarah ke loket 22 untuk meminta stempel.

Di loket 22 saya mengantri sebentar untuk mendapatkan stempel lalu petugas mengingatkan kembali untuk mengambil e-KTP saya di Kecamatan tanggal 19 Maret ini, di atas KTP sementara yang baru itu ada kertas pemberitahuan kecil mengenai pengambilan e-KTP saya tanggal 19 Maret 2018, lalu saya meyakinkan kembali

“Oh jadi tanggal 19 Maret e-KTP saya sudah jadi ya Pak? Tidak perlu memakai KTP sementara kembali ya?”,

lalu petugas menjawab “Iya, benar Bu, jangan lupa untuk diambil ya”

Asyikk..akhirnya e-KTP saya akan segera jadi.. Hanya butuh waktu 1 jam lebih sedikit untuk mengurusnya, tidak ada acara puter sana-puter sini dan makan ati lagi, pokoknya pelayanan publik di Surabaya memang TOP!

Harap maklum punya anak kecil jadi cepet banget leceknya 😁

Cuma ketika saya menulis artikel ini saya belum sempat mengambil e-KTP saya, rencananya kalau sedang ada event di Surabaya baru akan saya ambil tapi sebelumnya akan saya telp dulu kecamatannya takutnya meleset dari yang ditulis di kertas pemberitahuannya, mari kita lihat..
Jadi buat Mams dimanapun Anda berada dan belum punya e-KTP coba deh diurus sendiri di Dispenduk daerahnya masing-masing, momen pilkada serentak ini memang diusahakan agar semua warga dipercepat memegang e-KTPnya masing-masing agar semua bisa mengikuti pilkada karena salah satu syaratnya memilih pada waktu pilkada adalah memiliki e-KTP tersebut, yuk ke Dispenduk!

@annelesmana

Share it please, mama ketje.. 🙂Pin on Pinterest
Pinterest
0Share on Facebook
Facebook
7Share on Google+
Google+
0Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin
Share on Tumblr
Tumblr
0

2 Comments

  1. Untung udah punya e Ktp
    Duluu banget ngurus di Royal Plaza wqwq

  2. KTP ku juga buatan tahun 2012. Kupikir 2017 harus diperbarui. Ternyata enggak. KK aja yang diperbarui.

    Itu serem juga disangka udah meninggal haha. Masa sampe menduga begitu ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *