Beauty, Healthy Life

Pengalaman Brazilian Waxing Ketika Hamil dan Sesudah Hamil

Haloo..

Brazilian Waxing?? Serius awal tahun baru bahas beginan?? Duh  Haha..mulai ketauan aslinya kalau vulgar, sesuai resolusi tahun ini saya pengen memperlihatkan lebih banyak sisi yang lain dari diri saya, kalau kemarin-kemarin kayaknya kalem-kalem aja, nah ada sisi lain yang mungkin akan saya perlihatkan melalui tulisan-tulisan saya.

Btw, Selamat Tahun Baru yaa.. Semoga kita semua makin sukses di bidangnya masing-masing.

Oke balik lagi ke pokok bahasan. Kenapa Brazilian Waxing? Karena beberapa hari lagi saya akan melakukan couple trip dalam rangka merayakan keberhasilan saya menyusui anak-anak saya, nonstop kurang lebih 4 tahun saya menyusui 2 orang anak, anak kedua tidak terencana jadi waktu si kakak masih ngASI saya sudah hamil anak kedua, sebenernya sempat berhenti di usia kakak Quinn yang 19 bulan setelah diberi pengertian tetapi 5 bulan kemudian saya mulai menyusui adeknya sehingga purna tugas memberi ASI ini menurut saya dan suami perlu dirayakan.

Apa hubungannya dengan Brazilian Waxing? Karena saya berniat berlibur ke pantai dan memakai bikini! Nah kalau pakai bikini pasti daerah intim harus bersih dan rapi donk, salah satu cara untuk mendapatkan area intim yang bersih dan rapi itu salah satunya ya dengan melakukan brazilian waxing tersebut.

Pengennya pakai bikini waktu liburan nanti

Brazilian waxing itu adalah proses penghilangan seluruh rambut di bagian pubis dan area sekitarnya termasuk sekitar bokong dengan menggunakan wax atau cairan lilin yang sudah dipanaskan lalu ditempelkan dengan kain / kertas wax kemudian ditarik sehingga rambut-rambut tersebut terlepas dari area tersebut.

Brazilian waxing ini sebenarnya bukan pengalaman pertama bagi saya, tetapi yang kedua. Brazilian waxing pertama saya lakukan sekitar 2 tahun yang lalu ketika saya masih hamil anak kedua saya, kalau tidak salah usia kandungan saya waktu itu usia 7 bulan dan memang sebelum waxing saya browsing-browsing dulu dan usia kandungan segitu aman untuk melakukan Brazilian Waxing.

Lagi hamil malah melakukan Brazilian Waxing, untuk apa?? Haha.. emang rada aneh.. tapi yang pernah hamil mungkin pernah merasakan kalau dorongan nafsu berhubungan intim atau libido lebih tinggi daripada biasanya, entah kenapa waktu menunggu kepulangan suami dari luar kota saya punya ide gila kasih surprise untuk dia yaitu dengan memberinya kejutan ketika melihat Miss V saya, hihi..

Ouch! Kyana enak nih… 😁

Jadi beberapa hari sebelum kepulangan suami saya, saya pergi ke salah satu waxing house di salah satu ruko yang ada di Citraland Surabaya. Waktu itu harganya sekitar 300-350 ribu. Sebenarnya ada beberapa jenis waxing tapi saya pilih yang Brazilian karena itu jenis yang paling bersih atau paling total membersihkan bulu-bulu pubis bahkan sampai bagian belakang bokong kita.

Gimana rasanya? Rasanya aneh! Hehe.. Aneh karena kita harus telanjang bagian bawah untuk beberapa waktu, waxing pertama saya memakan waktu sekitar 1,5-2 jam, waktu itu juga saya sedikit bisa melihat apa yang dilakukan terapis pada area intim saya karena tidak ada penghalang apapun tidak seperti pengalaman waxing kedua saya yang mana saya diminta untuk memakai semacam sarung untuk menutupi area intim saya.

Bagian bekalang jg bersih dari rambut

Katanya sakit? Yup! Memang sakit! Ambang rasa sakit saya sebenarnya cukup tinggi, maksudnya saya memang lumayan tahan sakit tapi waxing di daerah intim itu beda banget dengan waxing di area yang lain, lebih sakit! Tapi jika dibandingkan dengan pengalaman waxing kedua saya, pengalaman pertama lebih ‘mild’ rasa sakitnya. Saya tidak terlalu paham kenapa yang pertama lebih tidak sakit daripada yang kedua, mungkin karena yang pertama penangannya lebih ‘personal’, diajak ngobrol, dialihkan perhatiannya, keahlian mungkin berpengaruh tetapi saya rasa yang pertama kurang terlatih karena butuh waktu yang lama dan beberapa kali ‘tarikan’ di area yang sama yang artinya masih banyak rambut yang tidak tertarik jadi perlu diwax beberapa kali. Pengalaman kedua lebih cepat, lebih ahli tapi kurang personal jadi mungkin itu juga yang membuat proses waxing saya terasa lebih sakit, atau memang dia kurang pro karena masih membuat klien merasa sakit? Karena saya sempat dapat testimoni dari seorang teman jika pengalaman brazilian waxing di tempat yang kedua itu dia malah tidak merasa sakit sama sekali! Hmm..berarti saya apes..

Ini adalah wax house yg saya coba stlh saya hamil, yg pertama itu sktr 2 tahun yg lalu dan saya blom jadi blogger jadi g sempat nyimpen fotonya

Oke, jadi saya resume saja ya perbedaan waxing di tempat pertama dan kedua, di postingan kali ini saya tidak akan menyebut brand atau nama tempat waxingnya, jika ingin tahu lebih lanjut bisa kontak melalui e-mail atau medsos saya.

Ini dia perbandingan dua kali melakukan Brazilian Waxing

Berdasarkan pengalaman waxing saya dan hasil browsing tentang waxing maka saya akan memberi “Do & Don’ts Before-After Brazilian Waxing”

DOs-Before:

Pilih waktu yang tepat, disarankan minimal seminggu setelah masa menstruasi. Jika hamil pastikan usia kehamilan sudah cukup kuat yaitu memasuki trisemester ke-3

Before waxing sebaiknya mulai memotong sebagian rambut area intim, sisakan 1,5cm ini sangat disarankan buat kita yang rambut pubisnya lebat, biar mbak-mbak terapisnya nggak kaget, hihi.. dan menghemat waktu, tapi kalaupun tidak juga nggak apa-apa terapis tetap akan memotongnya terlebih dahulu

Request terapis yang sudah berpengalaman atau punya track record bagus (sering dapat testimoni bahwa servisnya tidak sakit)

Jika ambang batas rasa sakitmu rendah minumlah pereda / penawar rasa nyeri sekitar 1 jam sebelum proses treatment, terkadang beberapa tempat waxing menyediakannya, tetapi kalau saya jujur belum pernah menanyakannya.

Relax. Buka pembicaraan dengan terapis, obrolan akan membuatmu tidak terlalu tegang dan mengalihkan perhatianmu dari proses waxing tersebut.

Tarik nafas ketika wax mulai dioleskan dan lepaskan ketika kertas wax mulai ditarik.

DOs-After

Pakai pakaian / celana dalam yang tidak terlalu ketat

Oleskan cream yang memiliki efek menutup pori-pori atau mendinginkan permukaan kulit kira-kira setelah 2 jam proses waxing. Bisa dengan menggunakan gel yang mengandung aloe vera atau es batu, tapi jangan langsung yang keluar dari lemari es ya, diamkan sebentar lalu oleskan.

DON’T-Before:

Memilih waktu pada saat akan menstruasi, 1-3 hari menjelang menstruasi sangat tidak disarankan karena kulit lebih sensitif dan akan semakin membuat proses waxing terasa lebih sakit

DON’Ts After

Memakai celana atau pakaian dalam yang ketat

Memakai pakaian dalam yang tidak menyerap keringat

Memakai pembersih vagina sebelum 2 jam setelah proses waxing

Melakukan fitnes / gym karena dikhawatirkan pada saat olahraga tersebut gerakannya akan membuat pakaian dalam bergesekan berlebihkan dengan kulit yang baru saja di-wax

Berenang, karena kulit sedang terbuka dikhawatirkan keadaan air yang tidak higienies akan membuat kuman lebih mudah masuk melalui kulit tersebut

Mandi air panas atau sauna sebelum 24 jam

Jangan melakukan exfoliasi/scrubbing/lulur di area organ intim, beri waktu 2-3 hari setelah waxing

Oke, saya rasa itu saja yang bisa saya bagikan kali ini, semoga bermanfaat.

Jika ada pertanyaan jangan ragu untuk ditanyakan.

Ehem..pasti ada pertanyaan maha penting yang perlu ditanyakan nih, oke, saya coba tebak ya, “Apakah sudah bisa langsung di’pakai’?” hehe.. pertanyaan sejuta umat setelah melakukan Brazilian waxing, menurut mbak-mbak terapis, jawabannya… mau tau aja apa mau tau banget?? Hehe.. Jawabannyaa…. *drum roll.. Boleh! Hehe.. Dijamin makin hot deh setelah melakukan Brazilian waxing karena kulit organ intim lagi sensitif-sensitifnya tuh..

Bobok mesranya begini ya? 😁

 

Oke, selamat mencoba dengan pasangan halalnya masing-masing!

Salam dari saya yang juga mau bobok-bobok mesra ma suami,

Stay ketje!

@annelesmana

Share it please, mama ketje.. 🙂Pin on Pinterest0Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Share on Tumblr0

4 Comments

  1. Kirain waxing itu cuma bulu ketek dan kaki, ternyata juga organ itu hihihi. Kalau aku kyke masih malu2 kucing melakukannya 😀
    Tapi kalau waxing anggota badan yg lain mauuuuu 😀

  2. Aku sama sekali gak kepikiran buat itu mbak hahahaha. paling cuma dicukur doang. Malu euy organ intim dilihat orang sekalipun perempuan 😀

  3. waah,,makasih ceritanya mbak..
    jadi penasaran,,kapan2 mau coba ah

  4. Brazilian wax ya… Dulu pernah kepengen banget buat nyoba saat hamil Syuna. Cuma nggak ketemu salon yang menarik hati jadi nggak kunjung dicoba deh, cuma sebatas wacana doang. Hehehe
    Baca ini jadi mau nyoba euy, nyari ah siapa tau ada salonnya di Malang 😁

Leave a Reply

Required fields are marked*