Traveling

Baca ini sebelum ke Malang Snow Paradise

Hai Mams..

Liburan sekolah sudah tiba, sudah mempersiapkan tujuan wisata untuk dikunjungi bersama anak-anak dan keluarga?

Buat Mams yang tinggal di Jawa Timur, saya punya tujuan yang menarik yang harus dikunjungi pada liburan kali ini? Apa itu? Jawabannya adalah Malang Snow Paradise!

Malang Snow Paradise (MSP) adalah satu wahana permainan baru yang hanya datang dalam kurun waktu tertentu yaitu mulai tanggal 7 Desember kemarin sampai tanggal 7 Januari 2018 saja Mams.. Jadi jangan sampai terlewatan ya..

Dimanakah tempatnya? MSP ini berlokasi sama dengan Hawai Waterpark, sudah pernah ke sana kan? Nah jika sudah pernah ke sana maka letaknya ada di sebelah kiri jalan masuk perumahan, kalau Hawai Waterpark kan sebelah kanan ya Mams, kalau MSP ini ada di sebelah kirinya.

Lalu berapa biaya masuknya? Biaya masuk pertama itu dikenakan 20ribu/orang pada weekday dan kalau weekend jadi 30ribu/orang Mams..

Setelah masuk Mams akan mendapati lorong atau tunnel putih kebiru-biruan yang cantik seolah-olah kita sedang berada di negerinya Princess Elsa dan Anna, tunnel itu cantik banget kalau dijadikan spot foto.

Spot foto yg bagus ni

Setelah melewati tunnel maka Mams akan langsung bertemu dengan booth untuk berfoto lainnya tapi kali ini berbayar karena ada photographer profesional yang akan mengambil foto Mams dan keluarga, bayarnya 25ribu/photo. Tenang aja, di dalam masih banyak spot-spot foto menarik dan gratis kok Mams kalau mau mengirit seperti saya, hehe..

Selain itu di sana banyak permainan-permainan yang bisa dimainkan seperti mobil terbang, menembak sasaran, dinosaurs riding, dll tetapi masih harus bayar lagi, bayarnya mulai 7ribu/sekali main.

Lho mana nih main saljunya? Tenang Mams, ada di paling belakang hall, di sana anak-anak dan kita bisa masuk ke wahana bermain salju tetapi harus membayar lagi sebesar 50ribu/orang.

Setelah dapat tiketnya kita harus mengantri untuk memakai sepatu boot yang mereka pinjami, untuk antriannya kalau weekend cukup panjang memang karena sekali mengantri semua anggota keluarga yang mau masuk harus ikut antri juga untuk mendapatkan sepatunya, tidak boleh diwakilkan.

Kemarin saya mengantri kira-kira hampir setengah jam saking panjangnya. Dan.. perlu diingat, ternyata waktu untuk memasuki wahana bermain salju itu dibatasi hanya 30 menit saja! Huaah.. pasti sedih ya? Hehe.. ya gimana donk, kalau tidak dibatasi maka tempatnya penuh sesak, wahana itu kalau menurut saya hanya memiliki porsi ¼ dari total ruangan hal tersebut, kalau semua tamu masuk tidak dibatasi waktunya ya pasti padat dan akhirnya main di sana malah tidak nyaman.

Panggung pertunjukan n area bermain salju

Jadi kalau menurut saya, gunakan waktu itu sebaik-baiknya. Di dalam wahana bermain salju itu ada permainan seluncur, kita akan antri menaiki tangga di belakang panggung lalu berseluncur ke bawah dengan duduk di atas ban yang mereka sediakan, yang sebelah kanan panggung itu untuk dewasa dan anak-anak yang ingin didampingi, menggunakan ban yang lubangnya double untuk dua orang dan yang kiri khusus untuk anak-anak, ban-nya single. Jika memang ingin merasakan sensasi berseluncur di es seperti itu maka ketika masuk lebih baik langsung ikut mengantri saja, baru setelah puas atau paling tidak setelah mencoba sekali, lalu kita bisa bermain salju di bawah.

Kalau saya kemarin malah bermain salju dulu dengan anak-anak baru setelah itu saya mencoba berseluncur karena anak-anak tidak ada yang mau, tetapi setelah lihat mamanya main eh kakak Quinn pengen mencoba padahal oleh petugas dibilang kami sudah melewati batas waktu dan diminta untuk memberi kesempatan pada yang lain untuk masuk.

Yaaah.. *sad. Terasa singkat memang di wahana salju tersebut apalagi bagi anak saya Evlan, dia kan senang sekali dengan es, jadi waktu ketemu salju yang bisa dia injak, dia pegang, dia mainkan, duh wajahnya sumringah banget! Begitupun dengan Quinn, Quinn tak sesenang adiknya dalam hal memegang salju / es, tetapi dia suka bermain seluncur dari tumpukkan salju yang cukup tinggi di sekitar panggung.

Di dalam wahana tersebut ada pemandu acara, terkadang mereka mengajak bermain atau berfoto bersama pengunjung bersama badut-badut yang mengenakan kostum karakter seperti tom and jerry, mickey-minie, dll, kemarin kami juga di ajak berjoget baby shark bersama, siapa sih yang tak tahu lagu itu? Sontak kedua anak saya langsung menggoyangkan badannya mengikuti alunan lagu, semakin menampakkan keceriaan di hati mereka, kalau sudah begitu, orang tua mana yang tak bahagia melihat anaknya bahagia begitu?

Ada hal yang membuat saya juga merasa menikmati wahana tersebut selain berseluncur seperti yang saya ceritakan di atas tadi, yaitu ketika mereka mulai mengeluarkan snow fall atau hujan salju buatan, rasanya seperti saya benar-benar berada di negara 3 musim yang sedang turun salju, saya menikmatinya bersama kakak Quinn sambil mengabadikannya melalui rekaman video sedangkan Evlan dan Bapaknya lebih memilih bermain salju bersama. Semoga lain waktu ada kesempatan berkunjung ke negara 3 musim beneran deh, sekarang latihannya main di MSP sini dulu, hehe..

Merasakan hujan salju

Setelah keluar dari wahana bermain salju tersebut si adek Evlan nangis minta main di sana lagi sampai-sampai bootnya nggak mau dilepas, hehe.. cocok banget sama kamu ya dek, suka banget sama es sampe-sampe tadi ada es yang mau dia makan, untung ketauan.. *huft..

Untuk menenangkan Evlan akhirnya Evlan diajak main ke playground yang ada di tengah, playground ini gratis ya.. dan playgroundnya cukup besar tapi harus hati-hati karena bagian bawahnya tidak ada alas apapun, langsung lantai, ada beberapa bagian playground yang terbuka, jika ada anak kecil seusia Evlan bermain di sana maka akan berbahaya, bisa jatuh dari ketinggian yang lumayan, makanya perlu pengawasan orang tua.

Playgroundnya besar dan gratis pula!

Bagi anak-anak yang sudah agak besar dan bisa dibiarkan bermain sendiri maka mungkin orang tua bisa mengawasinya dari jauh sambil menikmati makanan-makanan yang ada di food bazar, ada berbagai menu makan ringan sampai berat yang mereka sediakan, mulai dari sempol, street food taiwan, cincau station, bakso, mie pangsit, sampe ayam goreng ala fast food. Karena Quinn dan Evlan masih kecil-kecil dan harus diawasi, akhirnya kami yang tua-tua (saya, suami dan bibik) bergantian makan, anak-anak juga disuapin sambil bermain.

Ketika giliran saya makan, saya menghadap ke panggung sambil menikmati suguhan tarian yang mereka tampilkan, total ada 3 dance yang mereka tampilkan sampai saya selesai makan, dance tersebut menambah semarak acara sekaligus membuat pengunjung tetap semangat dalam bermain atau beraktivitas di wahana tersebut, seperti saya yang semangat makan bakso keju, dingin-dingin makan bakso tuh muantap abis lho! Hehe..

Padahal sudah cukup lama bermain di Playground, eh Kakak Quinn masih tambah lagi minta naik dinosaurus, harusnya berdua dengan si adek tetapi adek Evlan lebih suka naik turun playground daripada naik dinosaurus, alhasil kakak Quinn akhirnya naik dinosaurus 2 kali.

Karena hari sudah sore dan badan sudah capek bermain akhirnya kami memutuskan untuk pulang walaupun sebenarnya setelah itu akan ada drama musical Frozen, untung belum dimulai, kalau sudah dimulai pasti kakak Quinn nggak mau pulang tuh..

Akhirnya kami pulang dengan hati senang walaupun tadi pagi sempat kena macet 3 jam mungkin karena weekend kali ya.. tapi pulangnya tidak terlalu macet (setelah maghrib), hanya ditempuh dalam waktu kurang dari 2 jam saja.

Jadi kalau bisa saya rangkumkan apa yang perlu diperhatikan bila akan ke sana:

  1. Pilih weekday karena lebih murah dan lebih sepi
  2. Berangkat pagi-pagi sekali dari kota / tempat anda, bukanya mulai pukul 09.00 – 21.00
  3. Jika tidak tahan dingin jangan lupa bawa baju tebal seperti jaket / sweater
  4. Setelah masuk hall langsung mengantri untuk membeli tiket masuk wahana bermain salju seharga 50ribu, jadi total siapkan uang 70ribu/orang pada weekday atau 80.000/orang pada saat weekend jika ingin menikmati wahana bermain salju.
  5. Setelah membeli tiket langsung mengantri untuk memakai boots.
  6. Setelah menyerahkan tiket masuk wahana bermain salju, jika memang ingin mencoba berseluncur, langsung ke panggung belakang untuk mengantri
  7. Selalu perhatikan waktu karena hanya diberi waktu 30 menit di dalam wahana bermain salju, jika masih banyak waktu dan antrian tidak panjang bisa bermain seluncur lagi, jika dirasa tidak cukup waktunya maka lebih baik bermain salju saja sambil menikmati pertunjukkan yang dipandu oleh MC.
  8. Temani si kecil ketika bermain di di playground terutama jika usianya masih balita karena playground-nya tidak ada alasnya, ditakutkan jika anak jatuh maka bisa saja cedera.
  9. Sebelum pulang atau keluar dari tempat wisata cek jumlah anggota keluarga yang tadi bersama anda, jangan sampai ada yang ketinggalan karena ketika saya mau pulang ada 2 orang anak yang terpisah dengan kedua orang tuanya untung petugasnya baik-baik dan sigap membantu mereka.

Nah begitulah kira-kira pengalaman berwisata ke Malang Snow Paradise kali ini, semoga bagi Mams yang ingin berlibur ke sana bisa mendapatkan gambaran atau info-info penting sebelum pergi ke sana. Jika ada pertanyaan silahkan hubungi saya pada kontak-kontak medsos yang ada di homepage sebelah kanan atas blog saya ini.

Bagi yang ingin melihat keseruan kami di sana bisa lihat:

 

 

Selamat berlibur dan stay ketje!

@annelesmana

 

Share it please, mama ketje.. 🙂Pin on Pinterest0Share on Facebook47Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Share on Tumblr0

5 Comments

  1. Suatu hari akan kesana… terima kasih infonya…

  2. Evi

    Malang sebagai destinasi wisata, menurutku semakin seksi saja ya mbak. Banyak yang baru. Anak-anak pasti suka banget diajak bermain salju seperti ini

  3. waahh mau ke sana ahhhh..thanks infonya ya mbak

  4. Waah belum terwujud nih main salju di negera asal. Tapi kalau ke Malang mau ah sekalian mampir. Anakku pasti suka bangee

  5. Baju gak bau sabun mbk, hbs kena hujan salju ? :Dpali.g kalau ke sana Aim bakal tertarik sama playgroundnya wkwkwk.

Leave a Reply

Required fields are marked*