Book Review

3 Drama Korea Jadul Dalam Hidupku

Jujur aja saya bukan penggemar Drakor.. Suka sih kalau liat tapi entah karena kurang eksposure, kurang ada yang ngeracuni jadi ya adem ayem aja.. pas lagi booming K-Pop dan Drakor saya udah lulus kuliah *jiah ketauan umurnya..ย  jadi ya.. adem ayem aja..

Kebetulan sekarang di kelompok #arisanbelajarblogging kami yang menang adalah mbak Tikha yang punya blog www.kotakwarna.com dia kasih tema tentang Drama Korea.. duh langsung deh pusing..haha.. tapi untungnya saya inget pernah liat beberapa film korea, nah di sini saya mau ceritakan sedikit sinopsisnya dan nilai atau pesan yang bisa kita ambil dari film tersebut ya

Full House

courtesy: www.dramafever.co

Duh film ini booming banget kira-kira waktu saya masih kuliah sekitar tahun 2004 atau 2005 yang lalu. Siapa sih remaja atau dewasa muda yang nggak tau film ini, saya aja yang nggak terlalu suka drakor bisa ngerti film ini.

Film ini berkisah tentang seorang wanita muda yatim piatu yang bernama Han Ji Eun, dia tinggal sebatang kara di rumah warisan kedua orang tuanya yang letaknya di pinggir pantai, rumahnya indah dan sangat modern, di awal cerita ternyata dia dijebak oleh teman-temannya, dia dibohongi kalau dia telah memenangkan tiket liburan ke shanghai, di dalam pesawat dia duduk bersebelahan dengan Young Jae seorang aktor terkenal dan tampan. Mereka kenal setelah Ji Eun memuntahi Young Jae. Di Shanghai Ji Eun kehabisan uang dan meminjam uang kepada Young Jae. Setelah di Korea dia baru sadar jika dia telah ditipu oleh kedua temannya tersebut dan rumahnya sudah dijual ke Young Jae oleh teman-temannya itu. Ji Eun keberatan jika harus meninggalkan rumah tersebut karena itu mereka sepakat bahwa Ji Eun akan tetap tinggal di rumah tersebut tetapi dia bekerja sebagai pembantu rumah tangga untuk Young Jae, dari situ dimulailah drama percintaan mereka.

Kemudian ada suatu kejadian yang membuat Young Jae melakukan kawin kontrak dengan Ji Eun walaupun awalnya mereka tidak saling mencintai tapi karena terbiasa mereka akhirnya sama-sama memiliki rasa.

Nah, Mams bisa tebak donk nilai-nilai apa yang bisa didapat dari film tersebut? โ€œTresno jalaran soko kulinoโ€ hehe.. iya, cinta dapat tumbuh karena terbiasa, walaupun Ji Eun sangat benci sekali dengan Young Jae, begitupun Young Jae kepada Ji Eun, saling mengolok-olok dan lain sebagainya tetapi akhirnya cinta juga..hehe.. Adegan mereka bertengkar selalu bikin saya ngakak nggak selesai-selesai, lucu banget pokoknya.. saya nonton berkali-kali film ini, koleksi DVD-nya, bahkan ketika di putar lagi di stasiun televisi saya juga masih juga ngikutin. Worth to watch deh ni film..

Baca juga: My 5th Wedding Anniversary – Surprise Untuk Pak Suami

A Moment to Remember

courtesy: www.anomanbioskop.com

Saya lihat film ini sekitar tahun 2006 atau 2007, saya lupa dapat darimana ini film, waktu itu saya masih kuliah, drakor blom se-booming tahun-tahun terakhir ini.

Film ini berkisah tentang seorang wanita bernama Su Jin dengan pria yang bernama Chul Soo. Su Jin adalah wanita berusia 27 tahun dan seorang perancang busana, ketika dia bertemu Chul Soo dia sedang depresi, hubungan terlarang-nya dengan pria beristri, atasannya di kantor menjadi kandas, dia hanya diberi janji-janji palsu padahal dia amat mencintai pria tersebut.

Chul Soo sendiri adalah pekerja bangunan yang sedang belajar menjadi arsitek. Su Jin bertemu dengan Chul Soo ketika dia mengantarkan ayahnya yang sedang melihat suatu proyek pembangunan. Setelah saling kenal akhirnya mereka menikah dan membangun rumah impian mereka.

Beberapa waktu setelah menikah akhirnya ada kejadian yang aneh, Su Jin menjadi pelupa, kemudian dia memeriksakan dirinya sendiri tanpa diketahui oleh suaminya dan ternyata dia mengidap penyakit Alzheimer, penyakit degeneratif yang menyerang otak manusia, menyebabkan daya ingat melemah dan fungsi otak menurun, dia akan lupa dengan semua hal, bahkan dengan orang-orang yang disayanginya dan yang menyayangi dirinya.

Lama kelamaan Chul Soo mengetahui penyakit yang diidap oleh istrinya tersebut misalnya ketika Su Jin memanggil nama Chul Soo dengan panggilan seperti nama pacarnya jaman dahulu, yaitu si bos yang pernah PHP-in dia waktu dulu; lupa mematikan kompor, membawakan bekal tanpa lauk, isinya nasi semua di kedua kotak makannya,dll.

Drama ini begitu menyayat hati ketika melihat perjuangan Chul Soo yang masih saja mau merawat Su Jin ketika penyakitnya semakin parah, seperti membersihkan ompolnya, karena penderita Alzheimer yang sudah parah biasanya juga akan kehilangan kontrol atas dirinya sendiri seperti kontrol untuk menahan buang air kecil tersebut, Chul Soo tetap merawat istrinya dengan sabar padahal istrinya tersebut sudah tidak mengenali dirinya, ini terasa tidak masuk akal ketika melihat kepribadian Chul Soo sebelum menikah dengan Su Jin, Chul Soo berwatak kerasa karena masa kecilnya yang kelam.

Dari kisah ini kita jadi belajar bahwa cinta dapat membuat hati yang keras menjadi lembut, selembut perhatian dan kasih sayang yang ditunjukkan Chul Soo pada Su Jin.

Kisah ini juga mengajarkan bahwa walaupun banyak memory tentang seseorang bukan berarti orang yang ada dalam memory tersebut adalah orang yang spesial yang penting adalah kualitas dari orang tersebut, seberapa berharganya dia bagi kita, maka akan selalu kita kenang.

Baca juga: Me, Music and You – Lagu tentang Kita

My Boyfriend is Type B

courtesy: www.chitralolypoly.files.wordpress.com

Film ini saya dapatkan dari teman waktu jaman kuliah dulu, kenapa saya suka atau mau nonton film ini? Karena katanya film ini kocak dan kebetulan golongan darah saya juga B, pengen tau gimana sih golongan darah lain menilai golongan darah B itu dan..ssstt..kebetulan ย waktu itu saya juga sedang dekat dengan cowok bergolongan darah B juga jadi pengen nyocokin antara film dan kenyataan sama nggak..hihi.. mau tau hasilnya? Saya ceritain dulu sinopsis film ini ya.

Kisah antara Young Bin si cowok bergolongan darah B yang egois, suka mempermainkan perasaan cewek dan juga suka memanfaatkan para cewek-cewek; dengan Han Mi gadis bergolongan darah A yang manis, penyabar, penurut dan lembut hatinya.

Kisah mereka dimulai ketika Han Mi salah kirim sms kepada Young Bin, akhirnya mereka mulai dekat dan pacaran, ternyata hubungan mereka ditentang oleh saudara Han Mi yang bernama Chae Yong, seorang konsultan relationship yang mempercayai teori golongan darah, Chae Yong berpendapat bahwa kepribadian golongan darah B pada diri Young Bin hanya akan membuat saudaranya, Han Mi itu sakit hati, awalnya Han Mi tidak percaya tetapi ada satu kejadian yang memang sangat keterlaluan yang membuat Han Mi akhirnya memutuskan berpisah dengan Young Bin. Young Bin yang mulai merasakan cinta walaupun awalnya sekedar main-main akhirnya berusaha mendapatkan cinta Han Mi kembali dan seperti yang sudah bisa kita tebak, cerita ini berakhir bahagia.

Sebetulnya kisah cinta mereka seperti cerita-cerita cinta pada umumnya tetapi sikap-sikap Young Bin yang menjengkelkan tersebut sering membuat kita yang menontonnya jadi tertawa, banyak adegan lucunya jadi makin seru nonton film ini. Apalagi saya yang seperti berkaca ketika melihat film ini, tidak semuanya mirip sih karena mungkin saya si golongan darah B perempuan, tetapi untuk karakter prianya yaa..hampir 90% mirip seperti di cerita tersebut. Nah, penasaran kan gimana sih sebenarnya karakter si golongan darah B itu, apalagi jika para pembaca ada yang masih single dan sedang dekat dengan orang yang bergolongan darah B ini kamu perlu nonton film ini.

 

Oke, sekian sedikit sinopsis tentang film-film korea yang pernah saya tonton selama 12 tahun terakhir ini, 12 tahun cuma nonton 3 drakor ini aja..hehe.. wuah nggak terasa sudah 12 tahun yang lalu ya.. sudah satu dasawarsa lebih.. seperti baru kemarin nonton ini..

Baca juga: 11 Youtube Channel Favorit Untuk Mama

Kalau para Mama Ketje di sini ada drakor yang bisa direkomendasikan untuk saya? Dari 3 drakor di atas sudah bisa kebaca donk jenis drakor apa yang cocok untuk saya, saya tunggu ya rekomendasinya di kolom komentar yaa..

 

Stay Ketje,

@annelesmana

Share it please, mama ketje.. ๐Ÿ™‚Pin on Pinterest0Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Share on Tumblr0

9 Comments

  1. Wah, sayang banget gak suka nonton padahal drakor yang sekarang bagus-bagus mbak,hehehe… Full house dan A Moment tuh aku udah tonton semua dan bagus ceritanya

    1. Kasih refensi donk mbak film apa yg bagus

  2. Cuma pernah nonton full house doang dari ketiga film itu ๐Ÿ˜€
    Aku juga suka nonton drakor mbak, tapi ya adem ayem aja hahaha

  3. Full house tuh favorit banget… 2004/2005 aku masih kelas 3 SMP… aku saking sukanya sama nih film, dulu suka ikutin gaya jie un kuncir samping… Temenku manggil aku jie uen, apalagi aku suka nulis kayak diaa. ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚

    Bdw, aku penasaran sama a moment itu…. Pengen nontonnnnn… Kayaknya kudu siap tissue

    1. Hi salam kenal Dek Jie Un..eh.. Witri.. hehe.. scr jarak umur qta kyana ckp jauh, tahun segitu aq udah kuliah..hehe..
      Iya, hrs nonton tuh a moment to remember..

  4. Full House itu emang sangat memorable ๐Ÿ™‚ trus Jewel and The Palace series.

    Kalau film lepasan, aku termasuk yang banyak nonton. Paling suka kalau genrenya drama atau thriller hehehe

    1. Ah ada suka film korea jg rupanya..

  5. Dari ketiga drama/film ini kebetulan aku udan nonton semua. Ketahuan banget ya kalau aku suka sama all about korea

    1. Haha.. klo mbak Tika sih yakin pasti udah semua itu..

Leave a Reply

Required fields are marked*