Bon Appetitto, Traveling

Cimaja Beach Club dan Rencana Wedding Anniversary Surprise

Mams.. long weekend paskah kemarin kemana aja? Pasti pada liburan ya? Waduh senengnya..

Kalau saya sih nggak kemana-mana sih Mams..karena persiapan pindahan. Iya, sebentar lagi saya bakalan pindah lagi. Kali ini saya akan pindah ke Pasuruan, InsyAllah yaa..

Ada seneng-nggak senengnya sih.. Seneng karena makin deket sama ortu, bisa lebih sering pulkam dan nggak senengnya karena harus pisah sama orang-orang yang udah baik banget selama setahun ini ke keluarga saya plus masih banyak daerah wisata di Jabar yang belom kami eksplor.

Iya, dulu waktu mau di pindah ke Pelabuhan Ratu saya excited banget karena masuk wilayah Jabar yang mana artinya banyak banget tempat wisatanya. Tapi kenyataannya..huhu.. Jarang banget kita pergi berwisata.

Kenapa? Pertama karena baru 1 bulan di sini, anak-anak saya pada sakit, terutama si kecil Evlan yang kena campak. Hiks..blom waktunya imunisasi malah kena duluan.. Trus selain itu jarak yang pendek ternyata tak sebanding dengan waktu tempuh. Duh Jabar macet parah euy! Setidaknya dari tempat saya menuju Bandung ya.. Jarak Pelabuhan Ratu – Bandung itu kayak mana ya, mungkin kayak Pacitan-Jogja lebih sejam deh, sekitar 4 jam-an, tapi kenyataanya bisa 7-8 jam di jalan, 2 kali lipatnya Bo’..

Kenapa ya bisa selama itu? Kalau pengamatan saya sih karena banyaknya pasar yang ada di pinggir jalan protokol, angkot yang ngetem atau berhenti seenaknya, perilaku pengguna jalan yang kurang dewasa, banyaknya jalan yang rusak, dsb..

Semoga waktu pemilihan Gubernur selanjutnya bisa dapat Gubernur yang lebih baik yang bisa mengatasi salah satu masalah Jabar, seperti masalah ini. Go..go.. Kang Dedi, Kang Ridwan, siapapun dah diantara mereka berdua, sama-sama jagoan saya, lha.. malah ngomongin politik.. Padahal habis ini udah nggak jadi warga Jabar lagi.. hehe..

Oke, balik lagi yuk ke topik yang seharusnya..hehe..

Tanggal 6 April kemarin kan tanggal ulang tahun pernikahan saya yang ke-5. Sebenernya mau dirayain di Surabaya, ikut suami dinas ke sana, tetapi karena ada berita mutasi itu akhirnya dibatalkan deh, lebih baik waktunya saya gunakan untuk packing pindahan.

Akibatnya saya memutar otak gimana ya supaya bisa bikin anniversary kami kali ini agak sedikit berkesan. Akhirnya saya kepikiran mau staycation barang semalam sama suami, berduaan aja, bulan madu-bulan maduan di salah satu hotel eksotis yang saya temukan iklannya di FB, namanya Cimaja Beach Club. Cuma karena pikiran saya terbagi persiapan pindahan juga, jadi saya agak-agak lupa untuk booking.

Akhirnya 2 hari menjelang kedatangan suami, saya baru telp untuk reservasi. Dan ternyata penuh sodara-sodara.. Hiks!!

Akhirnya bikin surprise party di rumah aja bareng nak-kanak, next saya critain di artikel selanjutnya yaa..

Saya akhirnya crita ke suami kalau saya sebenernya mau kasih dia surprise, staycation di salah satu hotel baru di Pelabuhan Ratu ini, saya bilang kalau deket jaraknya, cuma 20 menit dari rumah. Trus saya tawari gimana kalau kita dinner di sana, kayaknya makanannya enak-enak.

Suami setuju, akhirnya, Kamis malam menjelang long weekend kemarin saya dan suami langsung meluncur ke sana, berbekal Google Maps. Sempet salah masuk gang, gangnya sepiiii… ternyata buntu, untunglah ada salah satu penghuni yang sedang berada di luar rumahnya, jadi bisa kita mintai keterangan. Di kasih taulah kalau itu resto and hotel baru, pinggir pantai banget dan masuknya dari gang sebelahnya gang yang kami masuki ini, ada gardu satpam, deket lapangan volly.

Akhirnya mundurlah itu mobil saya, cari gang yang dimaksud, akhirnya dapat, jalan masuknya nampak meyakinkan karena banyak pohon palem berjejer dan sudah cukup tinggi, kami menelusuri jalan tersebut hingga sampai ujungnya, kami lihat ada satu mobil yang parkir di sana, dan suami langsung berkomentar “Wah, pada pacaran di sini nih, gelap-gelapan”, memang keadaannya di situ gelap sekali hanya ada cahaya lampu dari mobil.

Lalu saya turun, saya ambil senter dan mencari petunjuk lain, yang saya dapat hanya papan surfing yang bertuliskan selamat datang di Cimaja Beach.  Udah itu aja, selain itu nggak ada apa-apa, gelap!

Eh ada sih mobil yang dikira suami adalah mobil goyang ternyata itu adalah mobil milik Cimaja Beach Square itu.. karena di mobilnya ada semacam sticker yang nempel di salah satu pintu mobil dan lumayan besar.

Akhirnya karena tidak menemukan clue yang lain, jadi kita balik arah, untuk cari di mana letak sebenernya, akhirnya kami balik ke jalan raya dan belok di gang yang ada mobil baru kluarnya, kalau dari kota Pelabuhan Ratu itu gang sebelum resto Cek Ombak.

Kami masuk ke sana dan tanya langsung ke salah satu orang yang sepertinya sih karyawannya. Saya bilang aja kalau saya sedang cari teman saya yang jadi tamu di Cimaja Beach Square, trus mereka bilang kalau jalan yang kami lalui tadi udah benar, tinggal lanjutin lagi jalan kaki, ke arah jalan setapak tersebut. Tapi malam itu akhirnya kami nggak mengikuti saran orang tersebut karena pak suami sudah laper banget, kami balik ke arah kota dan makan di tempat makan langganan kami.

Sabtu siang mendadak suami ngajakin nemenin dia kondangan, sebenernya saya udah nggak mau ikut, baji buat kondangan udah pada masuk box semua! Tapi karena suami nggak ada temen, buat nemenin jadilah saya nemenin dia dengan syarat sepulang dari kondangan kita ke Cimaja Beach itu. Diapun setuju. Saya langsung bawa baju dan sandal ganti.

Singkat cerita, sesampainya di halaman parkir seperti malam Kamis kemarin, kami menemukan beberapa mobil terparkir cukup rapi, salah satu di antaranya masih mobil si pemilik Cimaja Beach Square.

Setelah turun dari mobil kami melihat beberapa orang sedang duduk-duduk di pinggir pembatas parkir memandang pantai, ternyata banyak orang yang sedang surfing, Ooo.. ini toh namanya pantai Cimaja yang sering didatangi para surfer itu.

Tanpa ba-bi-bu lagi, karena jalan juga terang benderang, siang hari, kami langsung menyusuri jalan setapak, sebenernya bukan benar-benar setapak sih, 2 orang berjejeran sebenernya cukup dan jalannya itu di semen, bukan jalan bebatuan, tetapi semakin mendekati hotel dan resto memang jalannya menjadi  bebatuan, jadi yang pakai high heels, ganti alas kakimu dulu yaa..

Perjalanan dari parkiran sampai resto / hotel kira-kira menghabiskan waktu sekitar 5 menit lebih dikit kali ya, saya agak lupa, nggak terlalu jauh tapi juga lumayan buat saya yang sudah jarang jalan kaki, hehe..

Di sebelah kanan jalan itu ada bangunan-bangunan sepertinya dibangun oleh pemerintah, sebagai tempat berteduh dan ada pula kamar mandinya, tapi sayangnya sudah rusak dan kotor semua. So sad..

Nah akhirnya keliatan juga ada bangunan seperti yang saya lihat di FB. Hmm.. sesuai ekspektasi saya. Saya nggak tau kenapa nggak suka kalau ke hotel yang berbau luxury-luxury gitu, ato yang bergaya roman, sukanya ya yang bergaya rustic, nature ya macam tempat ini..

Bekas delman itu nmbh efek rusticnya which is aq tmbh suka

Setelah nanya-nanya sama mas waitersnya ternyata sementara ini kamarnya masih cuma 3, semalamnya 50USD.

Kamar-kamarnya

Makanan dan minuman mulai dari 25 ribu kalau nggak salah, sampai seratus ribu lebih.

Kemarin sih cuma pesen burrito sama satu lagi chicken apa ya, sama-sama wrap, harganya 70 ribu. Pineapple juice 25 ribu, cold beer kalau nggak salah 35 ribu.

Ni yg kita mkn di sana, porsi lmyn bsr, kenyang mknnya
Menikmati sajian sambil memandangi alam

Suasananya enak tenang banget karena jauh dari keramaian, deket banget sama pantai, bisa main di pantai juga kalau mau, cuma saya nggak karena datengnya masih siang, panas bo’.. jalan dari parkiran sampai resto aja udah gosong kulit saya.. hiks..

Bisa lihat hijau-hijauan juga karena deket sama sawah.. Nginap di situ kayanya enak sih sebenernya.. Suami sempat nanya, mau nginep juga? Saya bilang lagi penuh, secara kan long weekend yaa..

Duh daripada saya panjang lebar cerita, yuk dilihat aja langsung yuk suasana di sana..

Bisa duduk2 di couch yg lucu ini
Couchnya jd property pepotoan jg boleh, eksotis bgt ya kulit saya..alias gosong..hehe..
Another photo spot, lucuk!

Jadi, mau kemari juga for next long weekend?

Baca juga:11 Libur Long Weekend di Tahun 2017

Stay happy and Ketje!

@annelesmana

 

Share it please, mama ketje.. 🙂Pin on Pinterest0Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Share on Tumblr0

3 Comments

  1. tempatnya bagus mba, cocok buat refreshing dari kesibukan sehari-hari ^^

    1. Iya, bnr mbak.. deket rumah pula.. klo lg bosen bs cuss k sana

  2. […] Tapi.. Pas saya telp ternyata hotelnya sudah penuh, akhirnya kita cuma bisa makan siang berdua di sana, tempatnya emang keren dan makanannya juga enak, cerita lengkapnya bisa dibaca di Cimaja Beach Club dan Rencana Wedding Anniversary Surprise […]

Leave a Reply

Required fields are marked*