Family, Uncategorized

Cara Mencegah dan Menanggulangi Bahaya Kebakaran Dengan Menggunakan APAR

Hai Mams..

Dalam artikel kali ini saya berkolaborasi membahas tema yang sama yaitu mengenai Bahaya Kebakaran bersama teman saya Arsa dan Mbak Ike, mereka sama-sama dari Sidoarjo tetapi sepertinya mereka tidak saling kenal, semoga lewat kolaborasi kali ini mereka saling mengenal, hehe.. Oke, untuk baca artikelnya Arsa bisa baca Kebakaran Di Rumah, No Way!!! dan artikel Mbak Ike silahkan baca Antisipasi Bahaya Kebakaran Di Rumah

Sekarang baca tulisan saya ini dulu ya..

Sebagai seorang ibu rumah tangga kita pasti juga ikut bertanggung jawab atas keselamatan seluruh anggota keluarga donk.. Bukan hanya di luar rumah bahaya atau musibah itu dapat terjadi, tetapi di dalam rumahpun bisa. Misalnya saja bahaya kebakaran.

Bahaya kebakaran di rumah di antaranya dapat terjadi karena beberapa hal, yaitu:

Listrik.

Listrik ini merupakan salah satu yang sering  menyebabkan terjadinya kebakaran Mams, bisa karena arus pendek, arus pendek ini biasanya disebabkan karena kita menggunakan alat listrik yang tidak berstandart SNI atau contoh yang lain, menggunakan colokan “T” dengan beban yang terlalu banyak.

Selain hal itu, penggunaan alat listrik juga harus hati-hati ya Mams, jauhkan alat-alat listrik dari bahan-bahan yang mudah terbakar minimal 1 meter dan matikan atau cabut dari colokan listrik apabila tidak digunakan, selain menjaga tidak terjadi bahaya kebakaran hal itu juga dapat menghemat tagihan listrik kita Mams.

Kompor

Siapa sih yang di rumahnya tidak ada kompor, minimal adalah ya 1, walaupun nggak bisa masak paling nggak untuk masak air bikin teh atau kopi. Nah tapi kita harus berhati-hati dalam menggunakan kompor Mam kalau tidak mau kebakaran terjadi di rumah kita. Apa saja yang bisa kita lakukan untuk mencegahnya? Ini dia:

  • Jangan pernah meninggalkan kompor tanpa pengawasan orang lain, titipkan pada seseorang untuk menjaga selama anda tidak di dapur, titip juga untuk membalik masakan yang Mams masak, biar nggak gosong..hehe..
  • Gunakan timer kalau tidak ada siapapun orang dewasa lain yang menemani anda di rumah ketika anda sedang memasak. Terkadang kita memasak sambil mengerjakan pekerjaan yang lain, maka sebelum melakukan pekerjaan yang lain pasang timer sesuai kapan kira-kira masakan kita tersebut matang.
  • Jauhkan kompor dari segala sesuatu yang mudah terbakar misalnya cempal, pembungkus makanan dari plastik atau kain pembersih dan juga tabung gas.
  • Taruhlah tabung gas agak jauh dari kompor dan letakkan tabung gas di tempat yang tidak tertutup.
  • Jika muncul percikan api ketika sedang menggoreng segera tutup penggorengan tersebut untuk memblokir jalan masuk oksigen ke penggorengan karena oksigen dapat memperbesar api, lalu segera matikan kompor. Jika punya Apar yang berbahan selain air bisa lho Mams digunakan, apa itu APAR? Nanti akan saya jelaskan di bawah.
  • Jika api tidak mau mati dan semakin membesar segera evakuasi anggota keluarga dan telp-lah pemadam kebakaran. Nomer teleponnya adalah 113 langsung dial dari telp rumah maupun telepon seluler, tanpa tambahan kode kota.

Rokok

Siapa yang suaminya merokok? Saya langsung tunjuk jari. Hehehe.. Buat para mama yang punya suami yang perokok ingatkan beberapa hal ini ya pada mereka:

  • Jangan merokok di dalam kamar
  • Jangan membuang rokok sembarangan, jika terpaksa tidak ada asbak maka injak puntung rokok di tempat yang tidak mudah terbakar atau tidak dekat dengan benda-benda yang mudah terbakar seperti barang dari plastik plastik atau tabung oksigen, dekat tanaman atau daun-daun kering.
  • Gunakan asbak dari bahan yang tidak mudah terbakar (kayu, batu)
  • Pastikan sebelum meninggalkan tempat rokoknya (yang di asbak atau diinjak tadi) benar-benar sudah padam.

Barang-barang lain yang menghasilkan atau menggunakan api seperti korek, lilin, kembang api      

Jauhkan benda-benda ini dari anak-anak kita Mams, kalaupun mereka menggunakannya pastikan masih dalam pengawasan kita.

Faktor alam, petir yang sangat dahsyat mengenai rumah tanpa penangkal petir.

Faktor alam ini memang tidak bisa diprediksi Mams, tapi bisa diantisipasi, makanya pasang alat penangkal petir di rumah kita, apalagi ketika kita tinggal di dataran tinggi, satu-satunya rumah dengan bangunan yang tinggi. Lalu jika hujan deras lebih baik cabut semua alat-alat listrik yang tidak terpakai atau yang dapat memicu kebakaran, bilang sama anak-anak sementara nonton TV-nya dipause dlu sampai hujannya berhenti atau agak reda.

Nah itu beberapa hal yang perlu kita mengerti dan perhatikan Mams terkait bahaya kebakaran.

Sekarang penjelasan mengenai apa itu APAR

APAR adalah alat pemadam api ringan, portable, yang beratnya ada beberapa macam varian 3, 5 dan 9 kg, dengan berat segitu akan mudah dibawa dan dipindah-pindahkan.

APAR ini bermacam-macam jenisnya, ada yang karbondioksida, foam AFF, dan berisi dry chemical powder dan jenisnya tersebut memiliki fungsi masing-masing.

APAR yang berisi karbondioksida gunanya jika ada kebakaran yang lumayan besar yang biasanya disebabkan oleh arus pendek, kandungan karbondioksida ini tidak meninggalkan residu pada alat-alat elektronik jadi tidak merusak.

APAR yang berisi foam AFF lebih cocok untuk apabila ada kebakaran yang berasal dari kompor gas, dan cairan kimia semacam solar, bensin, dan alkohol selain itu cocok untuk benda padat, seperti kayu, kertas dan kain. Tetapi tidak cocok untuk memadamkan konsleting listrik karena bersifat menghantarkan listrik, api malah akan semakin membesar.

APAR yang berisi dry chemical powder ini cocok untuk mengatasi kebakaran karena semua bahan di atas tetapi ada kekurangannya yaitu akan meninggalkan residu pada alat-alat elektronik.

Cara penggunaan APAR juga sangat mudah, yaitu:

  • Tarik pengaman yang berbentuk seperti kunci pada bagian APAR
  • Peganglah tabung dan arahkan selang pada titik api
  • Tekan tuas pegangan, yang biasa terletak di atas tabung untuk mengeluarkan isi tabung
  • Semprotlah pada titik (sumber) api dari sisi ke sisi dengan gerakan seperti menyapu. Ingat, semprot ke sumber api bukan ke lidah api.

Untuk lebih memahami lagi mengenai cara mencegah dan menanggulangi bahaya kebakaran silahkan melihat video ini:

Penting untuk memiliki APAR di rumah ya Mams, untuk itu segera beli APAR untuk berjaga-jaga di rumah. Bingung dimana belinya? Mams bisa membelinya di salah satu distributor APAR yang masih teman sesama blogger ini. Harganya mulai 250.000 untuk yang ditaruh di mobil dan 350.000 untuk yang biasanya ditaruh di rumah atau toko. Harga tersebut untuk tabung dan isinya (dry chemical powder). Untuk lebih jelas Mams bisa mampir langsung ke beberapa pilihan kontaknya:

IG: @globalfire_indonesia

WA: 081330686909 (Pak Bowo)

Main ke websitenya juga ada: www.globalfireindonesia.wordpress.com untuk update promo-promo dari mereka.

Oke, jangan lupa ya Mams sediakan APAR di rumah kita dan juga cegah jangan sampai terjadi kebakaran.

Stay Safe n Ketje!!!

Anne Lesmana

 

Share it please, mama ketje.. 🙂Pin on Pinterest0Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Share on Tumblr0

2 Comments

  1. Sedia apar dari sekarang ya.. ketje deh untuk keselamatan:-)

  2. Wah iya ya, belum sedia apar di mobil nih 🙂

Leave a Reply

Required fields are marked*