Family, Traveling, Uncategorized

Relaxing and Pampering Yourself at Modern Naturalist Hotel in Solo Baru – Rumah Batu Villa & Spa Review

Lanjut cerita road show ke-tiga kotanya ya..

Setelah dari Jogja, Semarang sekarang kami menuju ke Solo, kota tujuan terakhir kami.

Ini adalah kali kedua saya ke Solo, setelah yang pertama numpang mampir ke pasar klewer waktu jaman kuliah dulu bareng temen-temen peminatan klinis.

Seperti biasa, saya selalu menyiapkan penginapan yang akan kami tempati jika sedang liburan di suatu kota. Kali ini pilihan saya jatuh pada “Rumah Batu Villa & Spa”, yang beralamat di Jl. Ovensari no 8 Solo Baru.

image

FYI sejak saya pertama kali saya menginap di sana sampai sekarang saya sudah 3 kali menginap di sana, pertama ya waktu road show bersama orang tua dan adik saya, kedua bersama mertua saya dan ketiga hanya dengan keluarga kami, waktu itu cuma ada si kakak Quinn, baby Evlan belum pernah menginap di sana, sepertinya harus dijadwalkan lagi ke sana.  So..tidak perlu ragu lagi, hotel ini memang sangat recommended untuk dijadikan tempat menginap di Solo.

Jadi gimana nih mau diterusin aja review-nya atau cukup keterangan saya di paragraf sebelumnya saja? Hehe..

Tentu Anda ingin tahu apa yang membuat saya sampai tiga kali kembali ke sana?

Satu, saya suka sekali suasananya, suasana ini didapat karena mereka mengambil tema arsitektur natural modern minimalis, maaf ya, ini istilah yang saya buat sendiri, hehe.. kenapa saya namai seperti itu karena bangunannya sendiri bergaya minimalis yang modern serta dilengkapi dengan kesan natural dengan banyaknya tumbuhan hijau di sekitar maupun di dalam gedungnya.

image

image

Hotel ini bentuknya memanjang ke belakang dan kesan naturalistik sudah terasa sejak di halaman depan hotel ini yaitu adanya semacam fasad yang terbuat dari batu utuh yang ditata di dalam rajutan kawat, menarik dan unik ya?

Lalu masuk lebih dalam Anda akan menjumpai lobby, lobbynya sendiri tetap terkesan natural karena furniture yang dipakai terbuat dari kayu, di belakang meja resepsionis ada dinding yang dihiasi batu expose, kesan natural bertambah karena di meja-meja lobbynya itu terdapat pot gerabah kecil yang diisi oleh tanaman padi yang masih mudah alias masih bibit.

image

image

image

@Di dekat lobby, di ujung sebelah kirinya ada semacam butik, butiknya berisi baju-baju batik yang modelnya trendy, cocok untuk anak muda masa kini maupun wanita tengah baya yang mengikuti mode, ada juga aksesoris-aksesoris cantik seperti gelang, kalung anting yang masih bernuansa ethnic.

Di samping kanan butik tersebut ada meja resepsionis untuk ke ruangan spa-nya. Setiap kali ke sana kami selalu memanjakan diri dengan spa di sana, bersama suami, secara kami memang doyan banget pijet, dan pijet di sana emang asli enak! Itulah kenapa kami selalu kembali ke sana, terkadang kalau sedang pengen pijat,saya dan suami selalu terbayang melakukan spa di sana, seandainya saja Solo itu deket.. *huhu..*

image

image

image

Yang bikin enak spa di sana itu karena terapisnya nggak asal, mereka sudah di-training terlebih dahulu dan teknik memijatnya memang berbeda. Saya paling suka dipijat di punggung, mereka punya teknik pijat punggung yang enak banget, tangan dibawa ke belakang, lalu entong-entong­-nya *istilah jawa, kalau indonesianya apa ya? Tulang bahu bagian belakang itulah ya..hehe..*dipijat atau diplurut,ehmm..rileeexxxx.. banget sampe bikin ketiduran.. Setelah dimassage kami disuguhi wedang secang hangat, jadi bikin badan tambah seger.. Hmm.. *jadi mbayangin*

Fee service untuk massage atau spa-nya masih tergolong murah jika dibandingkan dengan hotel-hotel besar lainnya, berkisar sekitar Rp. 190.000 untuk sekitar 1-1,5 jam, itu seingat saya ya, dan itu harga pada sekitar akhir tahun 2014 sampai trisemester awal tahun 2015.

Di sebelah kanan meja resepsionis ada spot semacam library kecil terbuka yang berisi lemari  buku yang berisi beberapa buku dengan berbagai genre, mulai dari yang berbahasa Indonesia sampai berbahasa Inggris, di sana juga dilengkapi kursi agar dapat membaca buku-buku tersebut dengan nyaman.

Oke, balik lagi ke ke pengalaman menginapnya ya. Kamar tidurnya sangat nyaman dan cukup besar, mungkin sekitar 20m2 dengan cat yang didominasi warna hijau yang teduh. Kamar mandinya di dominasi warna putih, kesan naturalnya didapatkan pada wastafel yang terbuat dari belahan batu, lantai shower-nya juga terbuat dari batu-batuan expose yang dibiarkan berserakan di lantainya.

image

image

image

Yang unik dari bagian kamarnya itu adalah balconynya. Dua kali ke sana kami selalu mendapatkan kamar di gedung yang paling depan, yang terdekat dengan lobby, menurut kami itu adalah kamar terbaik yang pernah kami dapatkan selama menginap di sana, karena dari balcony kami langsung berhadapan dengan pohon-pohonan yang rindang seperti pohon palem dan pisang kipas yang besar jadi terasa sejuk di mata. Balcony juga jadi spot kesukaan suami karena bisa merokok dengan tenang di sana.

image

Spot selanjutnya yang menarik adalah restaurantnya. Restaurantnya tetap bergaya natural tetapi ada gabungan dengan tradisional karena bangunan gedungnya adalah rumah joglo yang terbuat dari kayu. Di luar rumah joglonya ada beberapa meja dan bangku panjang dari kayu antik, di atasnya ada pergola yang dihiasi oleh tumbuhan merambat, sangat cocok untuk spot berfoto.

image

image

image

Spot terakhir yang saya suka adalah kolam renangnya, kolam renang berukuran sekitar 5x15m ini cukup menjadi pusat kegiatan tamu-tamu hotel. Kolam renangnya sebenarnya tidak terlalu istimewa, yang membuatnya istimewa adalah tanaman merambat yang ada di balcony atas kamar-kamar hotel tersebut, tanaman itu menjuntai ke bawah, ke arah kolam renang dan yang membuatnya indah adalah bunga-bunga putih dari tanaman itu sendiri, sungguh sangat indah. Hal kedua yang membuat kolam renang ini istimewa adalah adanya gazebo yang terbuat dari kayu yang bisa digunakan sebagai tempat beristirahat sejenak setelah berenang atau spot ber-selfie ria. Ini adalah kolam besar pertama yang Quinn coba untuk berenang setelah sebelumnya hanya berenang di kolam spa baby dan dia sangat excited berenang bersama Bapaknya di sana.

image

image

image

Oh ya, dari tadi saya berbicara mengenai spot-spot, di hotel ini sangat banyak spot yang bagus, mulai dari bagian depan sampai belakang, jadi buat Anda yang suka selfie, bahkan sampai di dalam ruang spa-nyapun masih cocok untuk tempat berselfie, karena memang bagus dan unik gaya interiornya. Selain itu ada pula spot-spot kecil yang sengaja ditata sengaja untuk spot berfoto seperti misalnya becak kuno dan ethnic yang ditaruh di taman antara resepsionis dan restaurant atau sepeda kuno yang berada di depan lobby.

image

image

Sekarang kita ngomongin harga menginap di sana. Tiga kali saya menginap di sana saya hampir selalu mengambil dan mendapatkan harga yang sama yaitu sekitar Rp. 400.000/malam (harga pada waktu itu, antara bulan November 2014-Maret 2015), sudah termasuk pajak, sarapan dan lain-lain, tetapi hanya sekali saya mencoba sarapan di sana. Jujur untuk sarapan rasanya tidak terlalu istimewa.

Pelayanan cukup bagus, terutama pihak restaurant atau dapur ketika saya bertanya mengenai bubur ayam untuk sarapan Quinn yang waktu itu masih berusia 1 tahun mereka bilang sebenarnya mereka tidak punya menu itu di restaurant tetapi mereka tetap mau membuatkannya untuk saya walaupun tetap di charge lebih ke bill, saya sungguh senang dan berterima kasih dengan effort yang mereka lakukan untuk melayani kami.

image

Hotel ini hanya butuh sekitar 15-20 menit jika Anda ingin berbelanja atau mencari hiburan di Mall, salah satu Mall terdekat itu adalah The Park.

Fasilitas di kamar: AC, Balcony, Bathroom, Shower, Sitting area, Toilet and TV, Toiletries

Fasilitas Umum / Fasilitas Hotel: Free Wi-Fi, Dry Cleaning, Family room (ada yang satu kamar bisa untuk 4 orang), Restaurant, Room Service, Meeting Facilities, Safety Deposit Box, Salon, Smooking area, Tours, Tempat Parkir Mobil, Taman, Out door pool, Sauna, Spa, Massage.

image

image

image

Kesimpulan: Sungguh tempat yang tepat untuk melepas penat sejenak dengan lingkungan yang asri serta fasilitas yang lengkap. Masih bisa dianggap terjangkau dengan fasilitas dan pelayanan seperti itu. Intinya? Super Duper Recommended!!!

Sekarang saya pamit dulu mau relaxing juga ke pulau kapuk, bye..

Anne Lesmana

 

Share it please, mama ketje.. 🙂Pin on Pinterest0Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Share on Tumblr0

4 Comments

  1. You will never feel any cravings for years and are in a position to avoid any extra
    calories. The workout will need about 20 mins to try and do and also you just
    need to do that 3 x every week which is far more efficient than your normal
    cardio workout. This can bbe a super high protein diet that
    needs limiting your carbohydrate intale tto smaller amounts. http://zionofuj703blog.amoblog.com/how-to-lose-weight-quickly-without-diet-tablets-quickly-2007479

  2. Luphyta

    Reviewnya apik

  3. siswanty

    Keren.

Leave a Reply

Required fields are marked*