Family, Social Issues, Traveling, Uncategorized

Jembrana, Bali-Here we are (or were?)

Lanjutan dari cerita saya sebelumnya,”Our Little Family Journey-Awal Mula Kami Menjadi Nomadensis“,  kira-kira sebulan kemudian setelah kami diberi kabar bahwa Pak Suami telah diterima untuk menempati posisi di luar Jawa tersebut, tepatnya di Jembrana, maka kami segera bersiap untuk pindahan, tetapi karena saya dalam kondisi hamil besar (7 bulan) maka kami memutuskan hanya Suami yang akan tinggal di Jembrana, sementara saya akan menunggu di Banyuwangi sampai bayi kami lahir, lagipula kami belum menemukan tempat tinggal di Jembrana, jadilah suami dibantu Bapak dan Mama mertua mencari kontrakkan untuk kami tempati.

Jembrana adalah nama salah satu nama kabupaten di Bali, kabupaten paling barat di Bali. Kalau Anda pernah ke Bali dengan mengendarai kendaraan darat, Anda harus menyeberangi selat Bali menggunakan kapal Ferry dari pelabuhan Ketapang-Banyuwangi ke pelabuhan Gilimanuk-Bali, dan pelabuhan Gilimanuk itu berada di kabupaten Jembrana.

Untuk menyeberangi selat Bali Anda hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit sampai 1 jam, itu jika kondisi normal, maksudnya tidak ada antrian, jika hari-hari biasa sih normal tetapi jika long weekend, libur sekolah, libur Idul Fitri dan Nyepi maka waktu tunggu sandar kapal Ferry, bisa jadi berkali-kali lipat lebih lama daripada biasanya.

Wah berarti benar kami akan semakin sering pulang kampung, karena hanya butuh sekitar 2 Jam dari ibu kota kabupaten Jembrana sampai ke ibu kota kabupaten Banyuwangi (dengan kondisi normal). Iming-iming untuk pulang ke kampung halaman lebih sering terbukti (hampir) benar!

Seperti apa sih kota Jembrana itu pikir saya? Itu terbersit ketika saya belum melihat sendiri seperti apa kota Jembrana tersebut.. Hmm..seperti apa ya.. Agak susah mendeskripsikannya, ibu kota kapupatennya jika dibandingkan dengan ibu kota Banyuwangi saya rasa lebih besar Banyuwangi, untuk mengelilingi pusat kota Jembrana, bagi saya cukup dengan waktu sekitar setengah jam saja, atau jika dibandingkan dengan kota yang lain di Jawa Timur mungkin sedikit mirip dengan Situbondo atau Gresik. Kotanya bersih, kantor-kantor pemerintahannya identik dengan hiasan atau ornamen Bali seperti patung-patung Bali dan gapura khas Bali, saya paling suka kantor Bupatinya, satu kawasan terintegrasi, di sekitarnya terdapat kantor-kantor pemerintah yang lain, yang mana hal itu akan memudahkan masyarakat jika ingin mengurus sesuatu, memang tidak semua kantor tapi memang ada beberapa yang berada di satu kawasan tersebut. Di seberang kantor Bupati Jembrana ada semacam alun-alun, di sana biasanya jika sore hari atau weekend banyak sekali warga masyarakat yang berkumpul di sana hanya sekedar menikmati suasana ataupun mencoba wahana sepeda air, karena di sekeliling alun-alun tersebut ada semacam sungai buatan yang di dalamnya disediakan sepeda air berbentuk bebek, atau mereka juga dapat menikmati aneka street food yang berada di sekitar alun-alun tersebut.

Jembrana punya satu mall kecil namanya Hardys Supermarket, pemiliknya adalah warga lokal Jembrana, walaupun dimiliki oleh orang lokal tetapi mall-nya ada di beberapa daerah di Bali dan juga Banyuwangi, suami saya juga mengenalnya karena urusan pekerjaan, sempat saya ingin diajak berkunjung ke rumah beliau untuk ditunjukkan rumah beliau yang kata suami saya gaya arsitektur maupun interiornya sangat menarik dan saya pasti suka, tapi sampai kami dipindah saya belum sempat ke sana. Ya, saya merasa sedikit beruntung ada mall kecil di sana, karena setelah menikah saya punya hobi baru, yaitu memasak, selain sebagai hobi, masak juga menjadi salah satu hiburan saya karena di Jembrana tidak banyak hiburan dan untuk mengobati rasa rindu saya dengan makanan-makanan yang biasa saya temukan di Surabaya, saya masak sendiri masakan-masakan tersebut. Untuk mengobati rasa kangen saya terhadap masakan-masakan yang biasa saya makan ketika di Surabaya, maka masakan saya tak jarang  membutuhkan bahan-bahan khusus yang mungkin jika mencarinya di pasar tradisional tidak akan ditemukan, hanya ada di supermarket seperti Hardys Mall tersebut.

Oh ya, bicara mengenai masak-memasak, saya paling suka tinggal di Bali, karena bahan-bahan makanan segarnya benar-benar segar baik itu buah-buahan, sayuran maupun ikan atau daging. Lombok dan tomatnya selalu besar-besar, segar, mengkal dan warnanya cantik sekali,jika merah maka warna merahnya akan merah sekali, seperti gincu saya *make up again??* hijau juga hijau segar begitupun dengan buah-buahannya. Ikan dan binatang laut lainnya seperti cumi-cumi, kerang, kepiting juga segar, jika dibakar atau digoreng maka dagingnya akan terasa manis, itu salah satu tanda bahwa ikannya masih segar. Daging ayam juga segar, dagingnya kekat dan mengkilap jika dilihat, saya selalu memilih daging ayam kampung, karena menurut saya daging ayam kampung itu lebih sehat meskipun beberapa orang tidak suka karena dagingnya lebih liat tapi saya punya trick khusus untuk membuatnya lebih empuk, kapan-kapan akan saya bagi trick dari saya yaa.. Dan yang paling saya suka, daging sapi di Bali harganya lebih murah daripada di Jawa, lebih murah sekitar 5 ribu-10 ribu/kg, mungkin karena Bali memiliki ras sapi sendiri yang jumlahnya cukup banyak,  yang biasa dikenal sebagai sapi Bali, sapi berkaos kaki putih, julukan yang saya berikan karena kakinya seperti memakai kaos kaki putih dan karena itu ras sapi lokal maka tidak perlu biaya transportasi yang terlalu mahal, jumlahnya bisa banyak karena warga Bali biasanya tidak memakan daging sapi, karena memakan daging sapi merupakan salah satu pantangan bagi warga Hindu.

Bagaimana dengan kehidupan sosial di sana? Saya tinggal di salah satu perumahan yang sepertinya dibangun oleh per-orangan, yang isinya hanya sekitar 20 rumah saja. Rumah kami berada 3 rumah paling ujung, karena perumahannya memanjang ke selatan. Sebagaimana yang telah kita ketahui bersama bahwa agama Hindu adalah agama mayoritas tentu saja tetangga kami banyak yang beragama Hindu, kanan-kiri, depan, serong kanan-serong kiri *udah kayak goyang dombret* semuanya beragama Hindu dan yang beragama Islam kalau tidak salah hanya 3 rumah saja. Bagaimana hubungan kami dengan para tetangga tersebut? Kami sangat rukun, kami saling menghargai dan menghormati, saling berbincang di sore hari  atau nonggo *jawanya keluar*, bukan cuma saya yang suka nonggo, suami juga suka berbincang dengan bapak-bapak tetangga dan pak satpam. Kami juga pernah berbarbeque-an bersama dengan para tetangga di rumah kami. Saling pinjam-meminjam bumbu masakan juga sering kami lakukan, bukan meminjam sih, sebenarnya meminta jika bumbu kami sedang habis daripada harus lari ke pasar, lalu balik lagi ke pantai *eh…emangnya AADC*, begitupun jika ada tetangga yang memerlukan bumbu kami juga sebaliknya akan membantu. Tidak hanya bumbu sebenarnya, si bibik asisten rumah tangga kami  suka sekali bercocok tanam, saya juga sih tapi si Bibik lebih berpengalaman dari saya jadi seringnya saya hanya membelikan bibit dan Bibiklah yang menanam, saya tinggal menyiram dan memanennya *tersenyum licik*, apa saja yang kami tanam? ada cabe, terong, sayur sawi, tomat, ranti (sejenis tomat yang bentuknya tidak mulus, bergelombang, ada yang menyebutnya tomat mawar a.k.a rose tomato) jadi jika ada tetangga yang butuh salah satu tanaman kami maka kami dengan suka hati memberikannya, tak jarang jika panen kami juga membagikannya kepada para tetangga.

Sebesar apa sih rumahnya kok sampai bisa bagi-bagi sayur-mayur begitu? Mungkin ada yang bertanya seperti itu. Rumah kami luas tanahnya 200m2 tapi bangunannya hanya sekitar 45m2, kecil ya? Sisa tanah tersebut hanya berupa tanah kosong, kami gunakan sebagai garasi dan sisanya untuk menanam sayur mayur dan tanaman hias, untuk tanaman hias saya hanya punya mawar dan cemara wangi, oh ya ngomong-ngomong tentang mawar harga mawar di Jembrana juga lebih murah dari Banyuwangi, jadi sering borong untuk dibawa ke Banyuwangi karena mama saya juga hobi menanam mawar. Awalnya saya kira mawar tersebut diambil dari daerah Bedugul-Bali, ternyata diambil dari Malang, sampai sekarang saya tidak tahu mengapa harganya lebih murah padahal ongkos transportasinya sudah pasti lebih besar daripada jika hanya dikirim ke daerah sesama Jawa Timur.

Ternyata tidak perlu tanah ber-ribu ribu meter persegi atau berhektar-hektar untuk menanam makanan kita sendiri dan dari situ saya juga mikir seharusnya tidak ada orang yang tidak bisa makan di Indonesia ini, karena tanam apa saja pasti tumbuh, hanya kita mau berusaha menanamnya atau tidak. Soal tanam-menanam ini suatu saat akan saya ceritakan lebih lanjut.

Oh ya, saya hampir lupa, walaupun Jembrana penduduknya mayoritas Hindu tapi di Jembrana banyak sekali warga pendatang yang memeluk agama Islam, di Jembrana ada juga kampung arab, jadi untuk mencari makanan halal masih sangat mudah kita temukan, soal daging sapi di pasar tadi, walaupun sapinya sapi Bali tapi insyAllah dagingnya halal karena si penjagal dan penjualnya muslim, sebenarnya saya sering membeli daging langsung di penjagal, kalaupun ke pasar saya sudah ada langganan orang muslim Jawa, maaf ini bukan rasis hanya mengikuti perintah agama, walaupun dalam pikiran saya mending makan daging babi daripada makan duit rakyat (korupsi) karena makan duit rakyat sama seperti memakan darah sesama manusia. *kontroversial*

Oke, sekian dulu ya.. Lho, mana nih review tentang hotel atau penginapan affordablenya selama di Jembrana? Mana janjinya kemarin? Hehe..maaf, untuk sekarang belum ya, ditunggu di artikel-artikel selanjutnya ya, besok rencananya saya akan bercerita tentang wisata kuliner halal di Jembrana.

Perlu diingat artikel saya ini berdasarkan pengalaman pribadi saya sekitar tahun 2014 jadi mungkin sudah banyak berubah dengan yang aktual jadi mohon maaf jika ada perubahan yang tidak saya ketahui dan tidak saya tuliskan di sini dan mohon maaf pula jika ada yang tidak ada atau kurang setuju tentang pendapat kontroversial di atas tadi, tidak setuju dengan pemikiran seseorang boleh saja tapi kita harus tetap saling menghargai bukan?

Peace and Love for all of you..

Nite..

Anne Lesmana.

Share it please, mama ketje.. 🙂Pin on Pinterest0Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Share on Tumblr0

36 Comments

  1. This is the fitting weblog for anyone who needs to seek out out about this topic. You realize so much its nearly exhausting to argue with you (not that I really would want匟aHa). You positively put a new spin on a subject thats been written about for years. Nice stuff, just nice!

  2. Your house is valueble for me. Thanks!?

  3. A formidable share, I simply given this onto a colleague who was doing a bit analysis on this. And he actually bought me breakfast as a result of I found it for him.. smile. So let me reword that: Thnx for the deal with! However yeah Thnkx for spending the time to debate this, I really feel strongly about it and love studying more on this topic. If possible, as you turn out to be experience, would you mind updating your weblog with more details? It is extremely helpful for me. Big thumb up for this weblog put up!

  4. I in addition to my guys were actually digesting the excellent things found on your web page while instantly got a terrible suspicion I never expressed respect to the website owner for those tips. Those young men appeared to be as a result warmed to read all of them and already have in truth been loving them. I appreciate you for being indeed considerate as well as for finding such notable information most people are really wanting to discover. My very own honest regret for not saying thanks to earlier.

  5. WONDERFUL Post.thanks for share..extra wait .. ?

  6. Would you be occupied with exchanging hyperlinks?

  7. I was very pleased to search out this web-site.I wished to thanks for your time for this wonderful read!! I undoubtedly having fun with each little little bit of it and I’ve you bookmarked to check out new stuff you weblog post.

  8. After I initially commented I clicked the -Notify me when new feedback are added- checkbox and now every time a comment is added I get four emails with the identical comment. Is there any means you can take away me from that service? Thanks!

  9. Spot on with this write-up, I truly think this website wants far more consideration. I抣l most likely be once more to learn rather more, thanks for that info.

  10. I want to show my admiration for your kindness supporting those who really need guidance on the concept. Your very own dedication to passing the message all through came to be rather valuable and have in every case encouraged professionals like me to reach their objectives. Your personal useful guidelines signifies a great deal a person like me and especially to my fellow workers. Many thanks; from everyone of us.

  11. You made some first rate points there. I appeared on the web for the difficulty and located most individuals will go together with with your website.

  12. An fascinating discussion is value comment. I think that you should write extra on this matter, it won’t be a taboo subject but usually individuals are not enough to talk on such topics. To the next. Cheers

  13. Youre so cool! I dont suppose Ive read something like this before. So good to seek out any person with some authentic ideas on this subject. realy thank you for beginning this up. this website is something that’s needed on the internet, somebody with somewhat originality. useful job for bringing one thing new to the internet!

  14. Would you be fascinated with exchanging hyperlinks?

  15. Youre so cool! I dont suppose Ive read something like this before. So nice to search out any individual with some unique thoughts on this subject. realy thank you for starting this up. this web site is one thing that is needed on the net, someone with somewhat originality. useful job for bringing one thing new to the web!

  16. I am only commenting to make you know what a awesome experience my friend’s princess enjoyed going through your blog. She realized too many issues, not to mention what it’s like to possess a great helping mood to get others effortlessly comprehend chosen tricky subject areas. You actually surpassed her desires. Thanks for churning out those priceless, trusted, revealing and as well as unique thoughts on this topic to Mary.

  17. An interesting discussion is worth comment. I think that you should write extra on this matter, it may not be a taboo subject however typically individuals are not sufficient to talk on such topics. To the next. Cheers

  18. I was more than happy to search out this net-site.I wished to thanks to your time for this glorious read!! I undoubtedly having fun with each little bit of it and I’ve you bookmarked to take a look at new stuff you blog post.

  19. This really answered my problem, thanks!

  20. I precisely needed to say thanks all over again. I’m not certain the things I could possibly have used in the absence of these information provided by you over such a industry. Certainly was an absolute difficult crisis for me personally, however , encountering a well-written approach you managed it forced me to leap with delight. I will be happy for your service and even trust you really know what a powerful job that you’re doing instructing the others using your webblog. I’m certain you’ve never met all of us.

  21. Spot on with this write-up, I truly assume this website wants way more consideration. I抣l probably be again to learn much more, thanks for that info.

  22. I抦 impressed, I must say. Actually rarely do I encounter a weblog that抯 both educative and entertaining, and let me let you know, you’ve got hit the nail on the head. Your thought is outstanding; the problem is one thing that not enough individuals are speaking intelligently about. I’m very comfortable that I stumbled throughout this in my seek for one thing referring to this.

  23. WONDERFUL Post.thanks for share..more wait .. ?

  24. I found your blog web site on google and test a couple of of your early posts. Continue to maintain up the excellent operate. I simply further up your RSS feed to my MSN Information Reader. Seeking ahead to studying extra from you afterward!?

  25. A formidable share, I simply given this onto a colleague who was doing a bit analysis on this. And he in fact purchased me breakfast as a result of I found it for him.. smile. So let me reword that: Thnx for the treat! But yeah Thnkx for spending the time to debate this, I really feel strongly about it and love studying more on this topic. If doable, as you develop into experience, would you thoughts updating your weblog with more details? It’s highly helpful for me. Large thumb up for this blog publish!

  26. you could have an awesome weblog here! would you wish to make some invite posts on my blog?

  27. My spouse and i have been now more than happy that Raymond managed to complete his researching through the precious recommendations he got when using the site. It is now and again perplexing to simply possibly be giving freely information and facts which often a number of people may have been selling. We know we need the writer to give thanks to because of that. The entire illustrations you’ve made, the straightforward website navigation, the relationships you will help to create – it is mostly amazing, and it’s really aiding our son and us consider that this subject is brilliant, and that is very important. Many thanks for the whole thing!

  28. Pasarnya dkt kok dr Hardys Mall, kira2 100-200m Baratnya Hardys. Kalau jagal sapi saya lupa nama daerahnya, coba nanti saya carikan info dr tetangga saya yg dulu.

  29. Lisa Idres

    Halo Anne Lesmana, Insyaallah kami Akan banyak menghabiskan masa pensiun Di Jembrana, tepatnya di Bali Puri Beach. Beberapa pertanyaan ingin sy ajukan, dimanakah pasar Tradisionalnya? Setahu saya Hardies mall, dan anda jika beli daging halal langsung ke pejagalannya dimanakah itu? Penjelasan anda sangat membantu kami yang akan menetap disana, Kami Muslim famili.
    Thanks

    Lisa Idres

    1. Pasarnya dkt kok dr Hardys Mall. 100-200m baratnya Hardys Mall, klo arah dr gilimanuk berarti sblm Hardys. Jagalnya saya lupa nama daerahnya, coba nanti saya akan tanyakan k tetangga saya yg dulu.

  30. 2014? Wah, sudah lama juga ya.. Ok ditunggu ayam kampung empuknya 🙂

  31. Luphyta

    Ditunggu lanjutan ceritanya

  32. Lo selama ini pergi ke bali baru setelah menikah mbak?

    1. Terakhir kali saya ke Bali sblm dipindah k Jembrana itu pas kelas 1 SMP trus g pernah lagi, baru stlh nikah itu saya ke Bali lg, jd g tau dmn n spt apa Jembrana itu

Leave a Reply

Required fields are marked*